Skip to main content

Posts

Showing posts with the label viewers

Sensasi Menyantap Masakan Indonesia Autentik di Jakarta

Semakin banyak restoran yang menyajikan makanan Indonesia autentik di mal-mal Jakarta. Salah satunya adalah Restoran La Moda yang berada di Lantai Atrium Plaza Indonesia.  "Jadi untuk menu terbaru di La Moda, menyajikan makanan Indonesia dari pulau-pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali," jelas Public Relations Manager dari Keraton at The Plaza Marcello Burhanuddin, ditemui di La Moda, Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (15/11/2018).  Berbagai hidangan seperti bistik jawa, nasi campur bali, sate maranggi, soto banjar, nasi goreng sambal roa, ikan bumbu woku dapat ditemui di restoran ini. KompasTravel sempat mencoba baramuundi sambal matah khas Bali dan ayam cincane khas Kalimantan Timur.  Dari segi penyajian, tampak bahwa makanan di La Moda ditata dengan sangat apik. Memboyong makanan rumahan menjadi sajian restoran premium. Baramundi sambal matah di La Mado. Soal rasa, La Moda berusaha untuk menyajikan makanan se autentik dengan rasa asli. Se...

KURS RUPIAH 22 OKTOBER: Spot Garuda Ditutup Stagnan 15.187

Bisnis.com , JAKARTA - Nilai tukar rupiah berakhir stagnan di level Rp15.187 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (22/10/2018). Spot Garuda di pasar spot dibuka melemah 12 poin atau 0,09% di level Rp15.200 per dolar AS. Lalu pergerakannya sangat variatif sepanjang perdagangan hari ini hingga akhirnya ditutup stagnan. BACA JUGA : Indonesia Untung Rp1,13 Triliun dari Hajatan IMF-WB RI Keteteran Dalam Sengketa Dagang Begini Upaya Turki Atasi Krisis Pasar sepertinya masih menanti kepastian arah suku bunga acuan Bank Indonesia yang akan diumumkan pada Selasa (23/10). Prakash Sakpal, ekonom Asia di ING mengatakan Bank Indonesia diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga acuan pada RDG, setelah kenaikan 150 basis poin sejak Mei. Data ekonomi terbaru seperti surplus neraca perdagangan di bulan September dan defisit APBN yang di bawah perkiraan berkontribusi terhadap meningkatnya sentimen investor terhadap rupiah. Sementara itu, 5 dari 6 ekonom yang di...

UMP 2019 Naik 8,03%, Pemprov DKI Ikuti Keputusan Pemerintah Pusat

Bisnis.com,  JAKARTA - Pemprov DKI akan mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2019.  Kepala Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan kenaikan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, yakni sebesar 8,03%.  Dengan demikian, Pemprov DKI tidak akan memilih permintaan sebagian koalisi buruh yang berharap penetapan UMP mengikuti komponen hidup layak (KHL). "Survei KHL yang dilakukan Dinasker DKI hasilnya hanya Rp3,9 juta. Kenaikan ini lebih rendah dibanding PP 78/2015 yakni 8,03% maka UMP DKI tahun depan menjadi Rp3,94 juta," ujarnya ketika dikonfirmasi, Minggu (21/10/2018). Seperti diketahui, UMP DKI 2018 dipatok Rp3,6 juta. Jika mengacu pada PP 78/2015 maka pemerintah menetapkan kenaikan upah minimum hanya berdasarkan inflansi dan pertumbuhan ekonomi.  Adapun, inflasi di Ibu Kota sepanjang 2017 mencapai 3,72% dan pertumbuhan ekonomi 6,22%.  Meski men...

Wali Kota Bekasi Ancam Tutup Bantargebang, Anies Meradang

Bisnis.com , JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berang dengan pernyataan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang mengancam akan menutup TPST Bantargebang, jika Pemerintah Provinsi DKI tak segera ambil keputuskan soal dana hibah kemitraan yang mandek. "Seakan-akan DKI tidak bertanggung jawab. Padahal, DKI menunaikan semua tanggung jawabnya sesuai dengan perjanjian," ujar Anies Baswedan kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat,  pada Minggu (21/10/2018). Anies Baswedan mengatakan permohonan dana sebesar Rp 2 triliun yang diajukan Pemerintah Kota Bekasi merupakan dana kemitraan atau disebut juga dana tak wajib. Ia menyebut dana itu tak ada kaitannya dengan sampah warga Jakarta yang dibuang ke TPST Bantargebang yang lokasinya di Kota Bekasi.  “Kewajiban DKI kepada Pemkot Bekasi hanya dana kompensasi  Rp 138 miliar dengan tambahan utang tahun 2017 senilai Rp 64 miliar.  Kami sudah tunaikan itu," kata Anies Baswedan. Anies menceritakan Pemerintah Kot...

BMKG: Cuaca Buruk Intai Perairan Barat Lampung

Bisnis.com , BANDAR LAMPUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini kewaspadaan kondisi cuaca buruk potensi angin kencang dan gelombang tinggi di Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung pada Minggu (21/10/2018) hingga Senin (22/10/2018) pagi. Menurut BMKG, seperti disampaikan dalam rilis Tim Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, di Branti, Natar, Lamp;ung Selatan, pada Minggu, kewaspadaan potensi angin kencang dan tinggi gelombang dapat mencapai lebih dari 2 meter diperkirakan di Pelabuhan Krui, Pesisir Barat, dan sekitarnya. BMKG juga menyatakan apabila terjadi perubahan cuaca yang signifikan akan diperbaharui dan diinformasikan melalui WhatsApp Group (0816404333) dan media sosial Facebook (Infocuaca BMKG Lampung) atau bisa diakses langsung via website http://www.stametlampung.com. Prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku 21 Oktober pukul 07.00 WIB sampai dengan 22 Oktober 2018 puk...

Al Nafora Restorant. Jakarta, Indonesia

Al Nafora Restorant Bintang 5 Viewers: 3.5/5.0 Jam Kerja, lokasi, dll... SEE HERE ------------------------ Atau See Here ___