Skip to main content

Sensasi Menyantap Masakan Indonesia Autentik di Jakarta

Semakin banyak restoran yang menyajikan makanan Indonesia autentik di mal-mal Jakarta. Salah satunya adalah Restoran La Moda yang berada di Lantai Atrium Plaza Indonesia.  "Jadi untuk menu terbaru di La Moda, menyajikan makanan Indonesia dari pulau-pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali," jelas Public Relations Manager dari Keraton at The Plaza Marcello Burhanuddin, ditemui di La Moda, Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (15/11/2018).  Berbagai hidangan seperti bistik jawa, nasi campur bali, sate maranggi, soto banjar, nasi goreng sambal roa, ikan bumbu woku dapat ditemui di restoran ini. KompasTravel sempat mencoba baramuundi sambal matah khas Bali dan ayam cincane khas Kalimantan Timur.  Dari segi penyajian, tampak bahwa makanan di La Moda ditata dengan sangat apik. Memboyong makanan rumahan menjadi sajian restoran premium. Baramundi sambal matah di La Mado. Soal rasa, La Moda berusaha untuk menyajikan makanan se autentik dengan rasa asli. Se...

5 Rumah Makan Indonesia Terkenal di Korea, Salah Satunya Harus Antre Berjam-jam

Kehadiran rumah makan Indonesia di Korea Selatan bukan sekadar aji mumpung. Tempat itu bisa menjadi pengobat rindu akan Tanah Air, sekaligus diplomasi budaya Indonesia melalui kuliner lezat. Liputan6.com merangkum lima rumah makan Indonesia yang terkenal di Korea Selatan, berikut ini.
Bali Lilin
Selain digemari oleh masyarakat Indonesia, rumah makan satu ini juga diminati oleh orang Korea yang turut mengantre restoran ini. Jonjon misalnya, salah satu warga Korea melalui unggahan akun Youtubenya Jonjon.TV, Rabu (14/11/18).

Dalam video, ia mengaku menunggu satu jam untuk menikmati makanan khas Indonesia tersebut. Rumah makan ini juga menyediakan menu halal dan juga non-halalnya, lho. 

Menurutnya, interior di sana didesain menyerupai suasana Ubud, piringnya pun terbuat dari olahan kayu. Menu makanan di sini antara lain nasi goreng, kepiting tomat kari, bakso, dan aneka makanan khas lainnya. Lokasinya berada di Yeounnam Gong, Mapo-Gu, Seoul, Korea Selatan.
Seafood Kari di Bali Lilin ini menjadi salah satu menu favorit kebanyakan orang sana. Namun, kekurangan dari restoran ini, selain antrenya yang panjang dan lama, tempat makan yang disediakan pun kecil, yakni hanya empat buah meja saja. 
Bali Bistro
Tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, rumah makan ini juga kerap banyak dikenal sebagian warga Korea, lho. Berlokasi di kawasan Sinchon, Nogosan-dong, Mapo-gu, Seoulm Korea Selatan, Bali Bistro menyediakan beragam menu makanan Indonesia, seperti nasi goreng, sate ayam, kwetiaw goreng, dan soto ayam.
Selain itu, seperti yang dilansir dari Korealover.com, Rabu, 14 November 2018, menu favorit di Bali Bistro tersebut adalah mi goreng dengan bumbunya yang khas.
Rupanya, pemilik dari Bali Bistro ini merupakan orang Korea bernama Gidong alias Joko, yang lahir dan besar di Bandung. Tak heran, kalau cita rasanya benar-benar khas Indonesia.
Restoran ini berdekatan dengan beberapa area kampus di Sinchon misalnya, Ewha Womans University, Yonsei University, Sogang University, dan Hongik University, yang turut meramaikan Bali Bistro.


Warung Makan Borobudur

Berlokasi di area Gasan yang berjarak 100 meter dari pintu keluar Stasiun Gasan, tempat makan ini berada di lantai B1 area gedung Fashion Island. Di sini, Anda akan menemukan makanan khas Indonesia, seperti gado-gado, ayam goreng, dan sate ayam. Ada pula aneka rasa minuman, energen, teh tarik, dan sirup.
Menariknya, juru masak di warung makan borobudur ini adalah orang Indonesia asli. Jadi, Anda yang lagi berlibur ke Gasan tak perlu khawatir dengan menu makanan di Korea.
Warung Barokah
Terletak di pusat kota Seoul, restoran ini menyajikan beragam menu Indonesia yang halal. Ada nasi goreng, satai, gado-gado, dan rendang. Restoran ini selalu ramai lantaran banyak penduduk Indonesia yang tinggal di Seoul untuk bekerja maupun bersekolah.
Siti Sarah
Berbeda dari restoran lainnya, Siti Sarah menyediakan menu yang lebih membuat Anda rindu Indonesia saat di Korea. Beberapa di antara menu yang biasanya ditawarkan, tempat ini menyajikan makanan khas Melayu dan Arab, seperti rawon, pecel lele, opor ayam, sop buntut, hingga gulai kambing.
Anda bisa menemukan restoran ini di pintu keluar 3 Stasiun Itaewon, lalu menuju ke arah Masjid Central Seoul. Anda akan melihat papan restoran Siti Sarah di sebelah kiri jalan dari satsiun tersebut. Restoran ini langsung dikelola oleh orang Indonesia asli yang tinggal lama di Korea. (Mariany)

Comments

Popular posts from this blog

5 Makanan Khas Indonesia Berikut Cocok untuk Diet, Ada Papeda sampai Pecel Semanggi

Kuliner  khas  Indonesia  ini tak cuma lezat tapi juga cocok untuk kamu yang sedang menjalani diet. Dibanding harus mengonsumsi pil diet, lebih baik memanjakan lidahmu dengan  Kuliner  Khas  Indonesia  ini. Dikutip TribunTravel.com (grup TribunJatim.com) dari berbagai sumber berikut 5 kuliner khas Indonesia yang cocok untuk diet. 1.  Kuliner  Khas  Indonesia  yang Cocok untuk Diet:  Bubur  Manado Bubur Manado ini memiliki nama lain bubur Tinutuan dan banyak ditemukan di Sulawesi. Berbeda dibanding bubur kebanyakan, bubur Manado terbuat dari berbagai jenis sayuran, ikan, tahu dan tempe. Bubur Manado sangat cocok dikonsumsi sebagai menu sarapan. 2.  Kuliner  Khas  Indonesia  yang Cocok untuk Diet: Gohu Ikan Jika Jepang punya sushi, maka  Indonesia  punya gohu ikan. Gohu ikan terbuat dari daging tuna yang dipotong kecil, dilumuri garam dan perasan lemon. Se...

2 Makanan India yang Paling Pas di Lidah Orang Indonesia versi Aris Suhendra

Dua rekomendasi menu makanan ala Aris Suhendra.  Nama India sangat familiar bagi orang Indonesia. Utamanya karena filmnya yang sejak dulu memenuhi layar kaca warga Indonesia. Tak mengherankan bila negeri itu menjadi menarik untuk dikunjungi. Beberapa tahun belakangan, banyak turis yang mulai berkunjung ke sana. Melansir dari  Indiatimes.com , Rabu (7/11/18), jumlah turis yang datang ke India meningkat sebesar 18 persen pada 2017. Beberapa di antaranya melakukan solo travel, seperti  travel blogger  yang satu ini, Aris Suhendra. Seperti halnya masalah klasik para traveler, tak mudah menemukan makanan enak yang pas di lidahnya. Hal itu juga berlaku bagi Aris. Menurut dia, selama tiga kali ke India, dia baru menemukan makanan enak pada perjalanan ketiga. "Pas perjalanan yang ketiga, saya baru menemukan makanan yang lumayan enaklah bagi lidah saya," ujarnya kepada  Liputan6.com. Kari India adalah surga bagi para pecinta kari. Hampir selur...

Pemprov DKI akan Bangun Saringan untuk Bendung Sampah Kiriman

Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan  mengatakan pihaknya telah memiliki solusi dalam rangka mencegah  sampah -sampah kiriman dari luar Jakarta. Solusi itu yakni membangun saringan semacam bendungan yang akan mulai dilakukan tahun depan. "Saya kemarin sudah siapkan tahun depan kita akan bangun saringan-saringan besar semacam bendungan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke dalam kota," kata Anies di Polda Metro Jaya, Jumat (16/11). Anies menuturkan dengan dibangunnya saringan sampah tersebut, diharapkan sampah tak lagi menumpuk di Pintu Air Manggarai seperti yang selama ini terjadi. Ia menjelaskan sampah kiriman tersebut sebelumnya menumpuk di Pintu Air Manggarai selama ini juga berdampak merusak lingkungan yang ada di sekitar sungai Jakarta. "Maka saya akan arahkan untuk proses penampungan ini di sekitar perbatasan saja, sehingga tidak masuk ke dalam kota," ujarnya. Dengan cara menyaring itu, sambung Anies, sekaligus juga bisa digunakan untuk memetak...